Minggu, 20 Februari 2011

ranah 3 warna

alif beranjak dr kawah candradimuka pondok madani kembali ke kampung halaman setelah lulus, tak patah arang krn tak punya ijazah alif melakukan persiapan ujian persamaan setingkat smu dengan waktu "mepet".. man jadda wajada ia lantunkan dalam hati ditemani segunung buku yg disusun 3 gundukan, kelas 1, 2, dan 3.. berhari-hari belajar hingga larut demi melalui satu langkah menuju cita2.. dihari pengumuman yg menegangkan alif hanya bertawakal menyerahkan segalanya pada Allah setelah berusaha maksimal(melebihkan usaha dr org lain) dan berdoa.. akhirnya alif lulus dg nilai pas-pasan, namun bagi anak lulusan pondok madani ini begitu gembira dan bersyukur pd Allah yg telah membukakan jalan yg dicita-citakan ia selalu teringat janji sang khalik " sesungguhnya dibalik kesusahan itu ada kemudahan".. kisah dalam novel ini selalu mengingatkan bahwa kita harus bekerja keras untuk mendapatkan hasih yg baik, menanam untuk memanen.. dalam lanjutan cerita alif akan menghadapi berbagai cobaan hingga pd suatu titik ia menjadi manusia dewasa dan mandiri serta selalu berusaha mengamalkan ilmunya bagi nusa bangsa dan negara..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar